Pentingnya Pendidikan Moral Sejak Dini


Pendidkan dini dan pendidikan karakter

Menurut para ahli, pendidikan anak sejak dini membuat mereka bisa berinteraksi dalam hubungan sosial. Dalam hal ini anak-anak mulai bermain dan belajar bersama dengan teman-temannya melalui interaksi sosial yang terjadi. Kegiatan ini dapat membantu mereka untuk mengelola stres hingga menyelesaikan masalah.
Sedangkan pendidikan karakter adalah bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik dan diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju ke arah hidup yang lebih baik. Wikipedia

Usia dini adalah usia di mana mereka dapat dengan baik menerima dan bahkan  mencontoh tindakan-tindakan di sekelilingnya baik yang di lihatnya atau di dengarnya dengan tidak sengaja atau sengaja. Dalam banyak kasus, anak-anak banyak mencontoh cara bicara maupun perilaku orang di sekitarnya dengan sangat baik.

Menanamkan pola asuh cerdas pada anak

Pentingnya pola asuh yang tepat pada anak, akan membuat anak memiliki kemampuan daya ingat dan perilaku cerdas.
Contoh pola asuh yang harus diterapkan pada anak sejak dini, diantaranya ;
- Ajari anak berkata dengan baik. Tentu dalam hal ini, orang tua adalah peran utama dalam mencontohkannya. Tidak berkata kasar, bicara jorok, atau tercela saat berada di depan anak-anak (Khususnya sejak usia toddler sampai memasuki jenjang sekolah dasar)
-Tidak berperilaku anarkis, kasar, premanisme saat berperilaku di depan anak.
- Ajari anak mandiri (contohkan dengan beberapa pekerjaan kecil, seperti merapikan mainan setelah bermain, menyimpan baju kotor pada tempatnya dan membuang sampah pada tempatnya) 
- Ajari anak tiga kata ajaib (Kata tolong/permisi, permintaan maaf dan terima kasih sejak dini)
- Jauhkan anak dari gadget (Setidaknya satu jam selama satu hari, dengan bimbingan dan pantauan)
- Tunjukkan sikap saling bahu-membahu, beramah-tamah, dan tolong-menolong)
- Masukkan anak ke sekolah dengan fasilitas lengkap (tentunya untuk orang tua yang mampu) jika tidak, maka setidaknya beri bimbingan belajar yang tepat pada orang yang tepat (Les Privat atau bimbingan pribadi)

Menanggapi setiap tindakan anak

Anak-anak adalah makhluk paling refleks atas apapun yang dilihat dan didengarnya. Biasanya, ia akan segera menceritakannya kepada orang-orang yang dipercayainya seperti ibu dan ayahnya, om atau tantenya, dan bahkan teman sebayanya yang sebenarnya tidak begitu paham akan obrolannya.

Pentingnya peran orangtua dalam menanggapi setiap tindakan atau obrolan anaknya, guna memahami apa yang sudah dilihat atau didengarnya dari orang lain. Hal ini, akan membuat anak merasa diperhatikan. Selain itu, orang tua juga akan mengetahui respon apa yang harus diberikan, dan pengertian apa yang harus mengimbanginya. Maka, ketika anak sedang mengoceh, dengarkan dengan seksama, meskipun sederhana dan obrolannya tidaklah begitu penting. 

Semoga kita semua bisa menjadi pembimbing anak-anak kita, agar memiliki nilai moral dalam kepribadian dan kehidupan kesehariannya di masa mendatang. 

Opini by Ismi Maghfiroh, berdasarkan fakta lapangan dan pengalaman pribadi.


Komentar